DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol ) Server With Windows Server 2012 - Hasil Ketik Dias

Latest

Hanya Sekedar Blog biasa yang ingin memberikan Ilmu yang saya ketahui Kepada yang membutuhkan ^^

Cari Artikel

Friday, 1 December 2017

DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol ) Server With Windows Server 2012

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Disini saya akan memberikan sedikit yang saya ketahui tentang DHCP di Windows Server 2012
sebelumnya kita haru tau terlebih dahulu tentang DHCP....
DHCP yang merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol adalah protocol atau aturan yang digunakan untuk memberikan IP secara otomatis ke dalam perangkat yang terhubung dengan internet yang memiliki DHCP alias DHCP Server
DHCP sendiri memiliki 4 Proses Sebelum memberikan IP secara otomatis ke dalam client atau perangkat yang ingin terhubung dengan DHCP Server yaitu

1. Discovery
Disini client mencari DHCP server di sekitar network yang terhubung dengan client
2. Offer
Tahap ini merupakan tahap dimana Server Menawarkan IP DHCP ke client
3. Request
Merupakan tahap dimana client meminta IP DHCP yang ditawarkan oleh DHCP Server
4. Acknowledgment
Meripakan Tahap dimana Server memberikan IP DHCP berserta detail dari IP DHCP nya kepada client

Oke Lanjut aja ke lab nya langsung

Saya buat Topologi nya seperti berikut....

- Tambah fitur DHCP dengan klik "Add Roles and Features"

- Pilih Tipe Instalasi fitur nya

-  Pilih Server yang akan ditambahkan fitur nya

- Pilih Fuitr yang akan dinstall

- Kalau sudah setuju dengan fitur yang mau diinstal, klik Next saja

- Kalau sudah yakin,langsung install saja

- Kalau sudah diinstall , selesaikan konfigurasi DHCP nya dengan klik icon bendera,lalu klik " Complete DHCP configuration "

- Disini langsung klik "commit" saja
Note : saya tidak menginstall fitur DNS dan Active Domain

- Kita konfigurasi DHCP nya, klik "tools" lalu pilih "DHCP"

- Di bagian ini, tambahkan bindings untuk mendukung pencarian IP nya


- Buat DHCP nya dengan cara klik menu IPv4 , lalu pilih action " New Scope "

- Klik Next

- Buat nama Server DHCP nya dan deskripsi dari DHCP server nya

- Tentukan rentang IP yang akan anda buat di DHCP anda
Length memiliki arti dari " Prefix "

- Pilih IP yang akan ditolak untuk dijadikan IP DHCP client,untuk disini pilihannya opsional ( boleh ada ,boleh tidak ada )

- Tentukan Durasi peminjaman dari IP DHCP nya ( Opsional )

- Tentukan apakah anda mau mengkonfigurasi default gateway  dan DNS nya atau tidak

- Ketik default gateway yang dijadikan jalur untuk ke internet

- Buat IP DNS ( Opsional )

- Masukkan IP WINS server untuk di konversikan NetBIOS komputer ke IP address

- aktifkan Scope nya ( Opsional )

Nah tadi kan sudah dibuat dhcp server nya, disini saya langsung tes saja ke client

- DHCP di Client 1

- DHCP di Client 2

Terlhat di antara 2 Client tersebut , IP yang di kecualikan tidak akan dapat di pakai .....

Disini adalah statistik dari DHCP server , disini terlihat IP yang sudah digunakan ada 2 dan tersisa 4 IP lagi

DHCP tadi jika batas peminjaman IP nya sudah Habis,client akan meminta IP dhcp lagi dan diberikan deh oleh server,hanya saja IP yang diberikan itu random alias gk selalu sama seperti yang diberikan sebelumnya.
Nah seandainya si client ingin IP nya sama terus dari awal peminjaman sampai dia gk ikut dhcp server anda, anda bisa memakai fitur "Reservation" di bagian scope DHCP nya





Oke sekian dari LAB saya, semoga bermanfaat~

No comments:

Post a Comment